Berikut CARA PEMASANGAN MEMBRAN BAKAR
Lapisan membran bakar merupakan salah satu cara pelapisan anti air dengan menerapkan material berbentuk lembaran.
Lembaran ini terbuat dari bahan modified bitumen. Serta digemukkan dengan serat tulang dari non-woven polyester.
waterproofing, kita perlu menyiapkan beberapa alat bantu
Misalnya sikat, sapu, dan kape. Sedangkan bahan dan proses yang perlu disiapkan dalam pemasangan waterproofing membran ini meliputi :
a.Bahan primer coating
Adalah bahan lapisan awal dalam proses tahap pemasangan
b. Membran bakar yang digunakan untuk waterproofing
Berperan sebagai material utama yang digunakan untuk menahan kebocoran
c. Lapisan screed beton
Diletakkan di atas beton atau plester sebagai panduan untuk area tertentu
d.Acian halus
Tahap penutupan dinding yang sudah diplester, tujuannya adalah menutup pori-pori agar hasilnya lebih halus dan rapat
e.Kawat ayam
Dikenal juga sebagai welded wire mesh atau welded mesh, kawat ayam terbuat dari stainless steel dan memiliki celah heksagonal yang menjadi ciri khasnya.

Baca juga : 0813.8822.2244 - Telp Kami | Distributor Membrane Bakar Anti Bocor di Daerah Kediri,Kediri, Tabanan, Bali
===============
0813-8822-2244 – Call | Burned membrane di Daerah Silangjana,Sukasada, Buleleng, Bali
===============
6. Apabila tinggi air tidak berkurang, maka proses waterproofing dianggap berhasil
7.Tahap terakhir adalah menerapkan screed penutup waterproofing. Untuk toilet, cukup aplikasikan screed dengan ketebalan 2 – 5 cm. Namun, pada saluran pembuangan, lebih baik lapisi dengan kawat ayam terlebih dahulu sebelum menerapkan screed dengan ketebalan 2 – 3 cm, dan dilanjutkan dengan tahap finishing menggunakan lapisan acian.
Adapun beberapa catatan yang perlu diingat untuk memperoleh hasil yang baik adalah:Di bawah ini beberapa catatan yang perlu diingat untuk mendapatkan hasil yang baik adalah:
- A. Pastikan ada overlap sekitar kurang lebih 10 cm pada setiap sambungan membran bakar. Pastikan ada tumpang tindih sekitar 10 cm pada tiap sambungan membran bakar.
- B.– Demi melindungi pipa sebaiknya dilakukan pengecoran dengan non shrink grout agar posisi pipa lebih kuat dan tidak bergeser. Untuk memastikan posisi pipa tetap kuat dan stabil, aplikasikan pengecoran menggunakan non shrink grout. Gunakan non shrink grout saat melakukan pengecoran pipa demi menjaga posisi pipa agar lebih kokoh dan stabil.
- C.– Berikan sudut melengkung / fillet / chamfer pada tiap sudut, hal ini adalah agar material tidak tertekuk dan patah serta untuk menghindari ada rongga yang tidak terjangkau pada sudut yang sempit. Tambahkan sudut melengkung, fillet, atau chamfer pada setiap sudut untuk mencegah material melipat atau patah, serta menghindari rongga yang sulit dijangkau di sudut yang sempit.
Bagi yang memiliki properti baru ataupun lama dan ingin melapisi dengan bahan antibocor berkualitas maka bisa mempercayakan pada Kami. Hubungi nomor telepon 0813 8822 2244

Related